Detail Cantuman
Pencarian Spesifik
Text
Pengendalian persediaan kedelai pada Pabrik Tahu daenuri Jakarta Timur
Pabrik tahu Daenuri merupakan sebuah usaha yang bergerak pada bidang industri pengolahan kacang kedelai menjadi tahu yang menyediakan bahan baku berupa kedelai rendaman dan fasilitas penunjang dalam proses pembuatan tahu. Pabrik tahu Daenuri memposisikan perusahaannya bukan sebagai produsen melainkan sebagai penyedia bahan baku dan fasilitas penunjang dalam produksi tahu. Sebagai pabrik yang menjual kedelai dan fasilitas penunjang dalam pembuatan tahu, pengendalian persediaan kedelai sangatlah penting dalam upaya memenuhi permintaan yang ada. Namun pada operasionalnya, pengendalian persediaan pabrik tahu Daenuri hanya didasari oleh perkiraan tanpa ada landasan yang kuat sehingga menyebabkan terjadinya stockout akibat faktor yang tidak bisa diperkirakan. Ruang lingkup pengendalian persediaan yang diteliti adalah (1) kuantitas pemesanan kedelai, (2) frekuensi pemesanan kedelai, (3) safety stock, (4) maximum inventory, (5) reorder point, dan (6) total inventory cost. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode pengendalian persediaan kedelai yang efisien dari aspek biaya dan yang mampu mengantisipasi terjadinya kekurangan persediaan kedelai. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis data berupa data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pemilik pabrik tahu Daenuri, Ibu Rohayati sebagai responden dan observasi yang dilakukan dengan mengikuti aktivitas bisnis pabrik tahu Daenuri untuk membandingkan data yang didapat dari wawancara dengan data aktual yang ada secara langsung. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa (1) efisiensi biaya pengendalian persediaan kedelai pada pabrik tahu Daenuri dapat dicapai dengan menerapkan metode Economic Order Quantity atau EOQ sehingga didapat frekuensi pemesanan yang efisien yaitu sebanyak 27 kali dalam satu tahun atau satu kali dalam dua pekan dengan kuantitas sebanyak 4.000 kg kedelai dalam satu kali pesanan, (2) stockout dapat diantisipasi dengan memiliki safety stock sebanyak 2.609 kg kedelai selama masa tunggu dan reorder point ketika jumlah persediaan kedelai tersisa 2.896 kg, sementara maximum inventory sejumlah 6.609 kg kedelai (3) penerapan pengendalian persediaan kedelai berdasarkan metode EOQ pada pabrik tahu Daenuri mampu melakukan penghematan total biaya persediaan sejumlah Rp. 1.301.148 atau sebesar 18 persen.
Kata Kunci:Pengendalian persediaan kedelai;Metodee EOQ;Safety Stock;Maximum Inventory
Ketersediaan
Informasi Detail
Judul Seri |
-
|
---|---|
No. Panggil |
AGR 617 2025
|
Penerbit | Prodi Agribisnis Sains Teknologi UIN JKT : Jakarta, Ciputat., 2025 |
Deskripsi Fisik |
xiv, 78 Hlm; 28 Cm
|
Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
ISBN/ISSN |
-
|
Klasifikasi |
617
|
Tipe Isi |
-
|
Tipe Media |
-
|
---|---|
Tipe Pembawa |
-
|
Edisi |
-
|
Subjek | |
Info Detail Spesifik |
-
|
Pernyataan Tanggungjawab |
Rizki Adi Puspitasari
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain
Informasi
Akses Katalog Publik Daring - Gunakan fasilitas pencarian untuk mempercepat penemuan data katalog