Image of Faktor-faktor yang memengaruhi volume impor kacang hijau di Indonesia

Text

Faktor-faktor yang memengaruhi volume impor kacang hijau di Indonesia



Kacang hijau merupakan tanaman legum (kacang-kacangan) terpenting ketiga setelah kacang kedelai dan kacang tanah yang memiliki prospek menguntungkan dan sangat baik dikembangkan dalam rangka ketahanan pangan di Indonesia yang menjadi kunci untuk menghadapi krisis pangan di masa mendatang bertujuan untuk mengalihkan sebagian konsumsi karbohidrat dari beras menjadi pangan non-beras. Namun demikian, Indonesia masih mengimpor kacang hijau untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Myanmar, Ethiophia, Australia, Thailand, dan China merupakan 5 negara pengekspor kacang hijau terbesar ke Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk 1)Untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi volume impor kacang hijau di Indonesia secara simultan dan mengukur koefisien determinasi. 2)Untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi volume impor kacang hijau di Indonesia secara parsial. Ruang lingkup penelitian ini menggunakan HS code 0713.31 Vigna radiata (L.) Wilczek yang tergolong komoditi sayuran dikeringkan, utuh, potongan, diiris, patahan, atau dalam bentuk bubuk, tetapi tidak diolah lebih lanjut. Data dalam penelitian ini berjenis sekunder berupa time series mulai tahun 2007-2022. Data bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan UN Comtrade. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Regresi Linier Berganda yang diolah menggunakan alat analisis eviews. Variabel independent yang digunakan dalam penelitian ini adalah produksi kacang hijau (PKH), harga impor kacang hijau (HIKH), kurs Rupiah terhadap Dollar AS (KKH), harga domestik (HDKH), dan Permintaan (PMKH) dengan persamaan regresi (VOL = 221128 - 0,66132PKH - 5,0000026HIKH – 7,8407KKH + 0,002HDKH + 0,2909PMKH + e). Berdasarkan hasil Uji F yang telah dilakukan, seluruh variabel independent memiliki pengaruh dan signifikan dengan nilai F-hitung (7,328) lebih besar daripada Ftabel (3,33) dan hasil Uji F memiliki nilai signifikansi sebesar 0,0015 yang lebih kecil dari 0,05. Adapun hasil Uji T yang juga telah dilakukan bahwa variabel produksi kacang hijau (PKH) menghasilkan nilai koefisien -0,6613 dan nilai signifikansi 0,0019. Harga impor(HIKH) menghasilkan nilai koefisien -5,0000026 dan nilai signifikansi 0,7696. Kurs(KKH) menghasilkan nilai koefisien -7,8407 dan nilai signifikansi 0,0918. Harga domestik(HDKH) menghasilkan nilai koefisien 0,0020 dan nilai signifikansi 0,0466. Permintaan(PMKH) menghasilkan nilai koefisien 0,2909 dan nilai signifikansi 0,0312. Nilai adjust R-Suare pada penelitian ini sebesar 0,738.
Kata kunci; Impor Kacang hijau;Produksi;Harga Impor;Kurs


Ketersediaan

#
Perpustakaan FST (Skripsi) AGR 633 2025
AGR633
Tersedia

Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
AGR 633 2025
Penerbit Prodi Agribisnis Sains Teknologi UIN JKT : Jakarta, Ciputat.,
Deskripsi Fisik
ii,81 Hlm; 28 Cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
633
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


Akses Katalog Publik Daring - Gunakan fasilitas pencarian untuk mempercepat penemuan data katalog