Image of Mitigasi risiko produksi tahu isi di PT Tahu Jeletot taisi, Depok, Jawa Barat

Text

Mitigasi risiko produksi tahu isi di PT Tahu Jeletot taisi, Depok, Jawa Barat



PT Tahu Jeletot Taisi merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi tahu isi sejak tahun 2012. PT Tahu Jeletot Taisi dalam memproduksi tahu isi juga tidak terlepas dari adanya potensi risiko yang dapat terjadi. PT Tahu Jeletot Taisi memiliki risiko seperti kualitas kedelai kurang bagus serta peralatan produksi kotor atau rusak, seperti ancak yang kotor. Penyebab risiko tersebut dapat mengakibatkan adanya produk cacat. Produk cacat ini dalam kurun waktu satu tahun pada bulan Oktober 2022-September 2023 beberapa kali mengalami fluktuasi dan melebihi batas yang ditetapkan oleh PT Tahu Jeletot Taisi yaitu sebesar 2% dari total produk yang dihasilkan. Produk tahu isi yang cacat ini tidak dapat dipasarkan atau dijual sehingga dapat mengakibatkan kerugian bagi perusahaan. PT Tahu Jeletot Taisi belum melakukan proses manajemen risiko secara terstruktur. Oleh sebab itu, perlu adanya identifikasi risiko untuk mengetahui kejadian risiko dan penyebab risiko apa saja yang dapat terjadi dari setiap kegiatan produksi tahu isi di PT Tahu Jeletot Taisi yang kemudian diukur dan dipetakan sehingga didapatkan penanganan yang tepat untuk meminimalisir risiko yang menjadi kendala bagi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kejadian risiko dan penyebab risiko, mengetahui tingkat risiko, memetakan risiko, serta merumuskan mitigasi risiko yang dapat diterapkan pada proses produksi tahu isi di PT Tahu Jeletot Taisi. Penelitian ini melalui observasi, wawancara, kuisioner, dan studi pustaka. Alat analisis yang digunakan adalah diagram tulang ikan, House Of Risk (HOR), dan diagram pareto. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan 25 kejadian risiko dan 28 penyebab risiko pada seluruh rangkaian proses produksi tahu isi di PT Tahu Jeletot Taisi. Hasil pengukuran risiko pada proses produksi tahu isi ditunjukkan dengan nilai ARP, dimana nilai ARP tertinggi pada pembuatan tahu yaitu kualitas kedelai kurang bagus (A1), pada penggorengan tahu yaitu pembalikan tahu terlalu terburu-buru (A16), dan pada pembuatan tahu isi yaitu karyawan kurang hati-hati saat membelah dan mengisi tahu (A26). Hasil pemetaan risiko yang terjadi pada proses produksi tahu isi di PT Tahu Jeletot Taisi didapatkan 14 penyebab risiko prioritas. Pada pembuatan tahu terdapat 8 penyebab risiko prioritas, pada penggorengan tahu terdapat 3 penyebab risiko prioritas, dan pada pembuatan tahu isi terdapat 3 penyebab risiko prioritas. Kemudian terdapat 20 mitigasi risiko yang direkomendasikan kepada PT Tahu Jeletot Taisi, yaitu 10 mitigasi risiko pada pembuatan tahu, 4 mitigasi risiko pada penggorengan tahu, dan 6 mitigasi risiko pada pembuatan tahu isi.
Kata Kunci: Tahu isi;Mitigasi risiko;Diagram tulang ikan;House of risk (HOR)


Ketersediaan

#
Perpustakaan FST (Skripsi) AGR 629 2025
AGR629
Tersedia

Informasi Detail

Judul Seri
-
No. Panggil
AGR 629 2025
Penerbit Prodi Agribisnis Sains Teknologi UIN JKT : Jakarta, Ciputat.,
Deskripsi Fisik
xv, 114 Hlm; 28 Cm
Bahasa
Bahasa Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
629
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


Akses Katalog Publik Daring - Gunakan fasilitas pencarian untuk mempercepat penemuan data katalog